Entri yang Diunggulkan

Makalah jumlah uang beredar

Tugas            : Makalah Mata Kuliah : Ekonomi moneter I Jumlah uang beredar Oleh                                    ...

Kamis, 19 September 2019

Sang Inspirasi


"Sang Inspirasi"

Kini kau tak terlihat lagi 
Kau yang dulu selalu memenuhi lembaran putihku 
Kini tak terlihat oleh kasat mataku

Sang Inspirasi

Kau bukan pergi meninggalkanku
Tetapi sistem akademika yang memisakan kau dariku
Dan mencitakan jarak diantara kita

Sang Inspirasi

Aku rela dipisakan oleh sistem akademika
Karena itu sebuah gerakan pengembangan intelektual
Yang menjadi jembatan untuk menuju cita-cita yang agung

Sang Inspirasi 

Ada hal yang mampu membuatku tersenyum
Saat kau tak terlihat oleh kasat mataku
Hal itu adalah, senyuman yang tercurahkan dalam lukisan yang selalu menatapku
 Ketika aku terbangun dari tidur panjangku

Sang Inspirasi

Jika kau merindukanku, jangan kau lakukan banyak hal
cukup kau diam, dan memejaman mata
Karena, disitu aku akan hadir
dalam pikiranmu


#Coretantintapulpenpink


Ternate, 28 Februari 2018



Furkan Sangaji       



Sabtu, 16 Maret 2019





Dibalik Jalanan

            Terlihat gelapnya langit saat itu
            Yang diwarnai tarian para bintang bintang
            Rembulan terlihat redup saat itu

                        Gelombang air menghempas bebatuan
                        Bising tawa canda sekelompok orang
                        Menghiasi pesisir setapak kecil

            Tertawa lepas tanpa ada keraguan
            Menikmati malam pahit dengan senyuman
            Berbagi kehangatan dalam kedinginan

                        Pondasi kecil adalah tempat terbaik bagi mereka
                        Untuk melepaskan lelah seharian
                        Dan mengarugi malam untuk menjemput fajar
           
            Tak ada penyesalan meski dalam kesedihan
            Jalani hidup tanpa menggantungkan hidup pada mereka

                        Ya…… ya….. mereka
                        Mereka yang buta, Merekan yang lupa
                        Dengan tugas dan tanggung jawab mereka

Ternate, 16 Maret 2019


#Cotetantintapulpenpink                                                                   Furkan Sangaj




Sang Mentari

Hari mulai petang seraya menunjukan malam akan tiba
Mentari seakan malu pada awan yang berkeliaran
Perlahan-lahan menjauh dan bersembunyi dibalik laut barat ini

                        Hamparan ombak bermain di bibir pantai ini
                        Mengeluarkan nada tak beraturan dalam harmonisasi
                        Kulihat jauh disana, burung burung mulai berkicau mencari sarang

Bising Angin membawa penat padaku
Menghadirkan keresahan yang kusembunyikan
Mendatangkan ingatan padanya

                         Langit mulai gelap
 Menghadirkan tanya  padanya
Menghadirkan ragu padaku
Resa semakin menggebuh membuatku semakin bertanya
Dimanakah ia saat ini dan sedang apakah ia saat ini…….

Ternate, 14 Maret 2019
           


       Furkan Sangaji
#Coretantintapulpenpink














Selasa, 12 Maret 2019




Merayakan Kebebasan

Dingin pegunungan ini  mengempas tubuhku
Melemparkan sejuta kesalahan dalam ketidaksadaranku
Menyakitkan hati, pahit, perih, namun ini lah kebebasanku

                                    Aku menemukan jalan baru, dibalik kebingunganku
                                    Aku menemuan cahaya baru, dibalik warna warni yang begitu bercahaya
                                    Aku menemukan keyakinan, dibalik keraguanku

Padamu ingin kusampaikan    
Ini bukan soal aku dan kamu, tapi ini soal kita
Ini bukan bukan soal keegoisan, tapi ini soal perasaan

                                    Bukan pergi dan mengala, tapi tak mau menang dalam keegoisan
                                    Bukan tawa kau dan aku, tapi tawa kita
                                   
Di ketinggian ini pesta sederhana membawa luka
Luka yang mengobati, luka yang memberi
Luka yang menghapuskan bekas                    
                                   
                                    Selamat jalan ketinggian, kutinggalkan perayaan ini  padamu
                                    Dengan semua yang  telah terjadi………..
                                    Selamat jalan, selamat jalan  ketinggian
                                   
                                    Ternate, 28 Februari 2019                              
     By:
                                                                                                                        Furkan Sangaji
#Coretantintapuipenpink
                                   
                       

Rabu, 05 Desember 2018



Saat Senja Bercerita
                              Hari ini saat mentari mulai menguasi lagit, terdengar kicawan-kicawan burung yang berkeliaran di atas genting-genting rumah seiring mengeluarkan suara aneh yang mendatangkan kedamayan. Sejuk sekali, membuat tempat ini serasa bagaikan taman-taman yang dipenuhi oleh bunga-bunga indah yang sedang bermekaran. Kumbang-kumbang itu berlalulalang berhingap dan berpindah dari bunga satu ke bunga yang lainnya. Itulah yang saat ini aku rasakan, entah kenapa hari ini kedamain yang sangat berbeda menghampiri diriku.
Aku duduk di bibir pantai ini dan kulihat keindahan alam ini, kutatap sudut-sudut lagit ini. Tampaknya hari mulai sore dan burung-burung yang berkicau itu satu persatu beranjak meninggalkan genting-genting rumah lalu pergi ke sarangnya masing-masing. Aku masih tetap diam di bibir pantai ini dan tak hiraukan suasana yang mulai berubah karena ada satu hal yang sedang berkeliyaran dalam pikiran ini.
Ingatan yang tak asing ini tiba-tiba muncul dan membuat aku terbawa dalam dunia tak berujung “Dunia Fantastis” satu demi satu khayalan bergantian merasuki pikiranku. Hempasan angin sore ini menghadirkan kerinduanku padanya yang saat ini sedang berada di tempat yang berbeda denganku. Ia, berbeda ! Dia disana dan aku disini, aku tahu aku dan dia duduk diatas lautan yang sama “Lautan Indonesia” namun, di tempat yang berbeda, satu demi satu pertanyaan yang memang dan benar sangat tak asing lagi mulai berdatangan. Sedang apakah Dia?, Nyamankah Dia ?, Kapankah kita bertemu?, Mungkinkah Dia sedang merasakan hal yang sama?, aku tak tahu yang pasti saat ini aku sedang merindukannya yang sedang berada di sana “Di Tanah Kelahiran” aku tak tahu kapan Dia akan kembali dan merajut kisah denganku, mengotori lembaranku, meneteskan tintaku, menghanyutkan sejuta keresahan ini.
Tak sengaja aku melihat di ujung lautan ini, ternyata sang mentari mulai bersembunyi di ujung lautan ini. Akupun sadar ternyata senja telah datang dan pergi meninggalkanku, aku mendengar ada pesan yang di sampaikan padaku “hey kawan kembalilah dan tunggulah, ia akan kembali, ia akan menemuimu, ia akan datang, ia akan pulang” seketika itu aku terbangun dari buayan dunia tak berujung itu “Dunia Fantastis” ternyata pesan itu adalah pesan yang disampaikan oleh keyakinan yang tiba-tiba datang menghampiriku dan menghempas semua pertanyaan yang berlalulalang di pikiran ini.
Malampun tiba dan Rembulan menghampiriku memberikan sinar penghidupannya, bintang-bintang mulai berdatangan langit mulai dipenuhi sinar mereka sedangkan mentari hilang diujung lautan ini. Akupun sadar ternyata aku telah mengabaikan senja saat ini, aku telah mengabaikan mentari hari ini, dan akupun telah melupakan indahnya lautan ini. Aku bangun dari tempat dudukku dan bergegas pergi meninggalkan semua keresahan yang menghantuiku dan membawa pulang sejuta keyakinan yang saat ini sedang berjalan denganku.

#Bibir Pantai Jikomalamo
Ternate, 25 Juli 2018
       
     Furkan Sangaji